Yudisium ITSBM Selayar Torehkan Catatan Sejarah, Empat Sarjana Terbaik Ukir Prestasi di Tingkat Program Studi
Siarmu.id - Suasana penuh kebahagiaan dan keceriaan mewarnai pelaksanaan Yudisium Sarjana (S1) Terapan dan Formal Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar Periode I Tahun 2026. Senyum, haru, dan rasa bangga terpancar dari para sarjana yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademiknya.
Momentum yudisium ini tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tetapi juga menjadi catatan sejarah penting dalam perjalanan ITSBM Selayar. Para sarjana yang dikukuhkan menjadi bagian dari generasi awal yang turut menorehkan sejarah perkembangan perguruan tinggi tersebut.
Kebahagiaan semakin terasa ketika empat mahasiswa dinobatkan sebagai lulusan terbaik di tingkat program studi masing-masing. Keempatnya adalah Bondo dari Program Studi Kewirausahaan, Windi Irfayanti dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Nurul Fadiah dari Program Studi Ilmu Komputer, dan Iradat dari Program Studi Administrasi Kesehatan.
Penyerahan piagam penghargaan kepada para lulusan terbaik dilakukan secara langsung oleh Rektor ITSBM Selayar bersama Ketua BPH, Kepala Departemen, dan Biro Kemahasiswaan. Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana penuh apresiasi dan kebanggaan.
Yanuar Taufiq, S.Sos., M.M., selaku Kepala Biro APAK menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh keempat mahasiswa tersebut. Menurutnya, capaian tersebut merupakan sesuatu yang patut dibanggakan karena lahir dari proses panjang, kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan mahasiswa selama menempuh pendidikan. “Prestasi yang diraih oleh empat mahasiswa ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Mereka telah menunjukkan bahwa proses pendidikan yang dijalani dengan disiplin dan kesungguhan akan melahirkan capaian yang membanggakan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangga kepada para dosen yang selama ini telah mendidik, membimbing, dan mendampingi mahasiswa hingga mampu mencapai tahap yudisium. “Di balik keberhasilan para sarjana hari ini, ada peran besar orang tua dan para dosen yang dengan penuh tanggung jawab telah mendidik dan membentuk generasi. Karena itu, capaian hari ini bukan hanya kebanggaan mahasiswa dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan para dosen dan institusi,” tambahnya.
Momentum yudisium tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keberhasilan memiliki perjalanan panjang. Di balik toga, piagam, dan gelar akademik yang diraih, terdapat perjuangan mahasiswa, doa keluarga, pengabdian dosen, serta dukungan seluruh civitas akademika ITSBM Selayar.
