Milad ke-109 'Aisyiyah Selayar Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Kolaborasi Pembangunan
Daftar Isi
Siarmu.id - Pimpinan Daerah (PD) 'Aisyiyah Kabupaten Kepulauan Selayar memperingati Milad ke-109 dengan menegaskan komitmen memperkuat dakwah kemanusiaan sebagai kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang berkemajuan.
Peringatan yang mengusung tema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian" itu berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kepulauan Selayar, Ahad (19/7/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Andi Abdurrahman, S.E., M.Si. mewakili Bupati Kepulauan Selayar, bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah, Wakil Rektor ITSBM Selayar, organisasi perempuan, ortom Muhammadiyah, serta kader 'Aisyiyah se-Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sekretaris Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kepulauan Selayar, Nur Ilma, S.Pt., saat membacakan Pidato Milad menyampaikan bahwa dakwah kemanusiaan telah menjadi identitas perjuangan 'Aisyiyah sejak organisasi ini berdiri pada 1917. Menurutnya, tantangan dakwah saat ini semakin kompleks sehingga kader 'Aisyiyah dituntut menghadirkan solusi melalui pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan ketahanan keluarga.
Ia juga memaparkan perkembangan organisasi yang kini memiliki 10 Pimpinan Cabang dan 47 Pimpinan Ranting, mengelola tujuh TK ABA, Madrasah Ibtidaiyah, Kelompok Bermain, TPA, program BUEKA, serta Koperasi Rabbani sebagai bagian dari penguatan dakwah pemberdayaan.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PD 'Aisyiyah dan ITSBM Selayar, pengukuhan Kelompok Wanita Tani (KWT) 'Aisyiyah, pelantikan Pimpinan Ranting 'Aisyiyah Maulana, serta penyerahan penghargaan kepada cabang dan amal usaha berprestasi.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sekretaris Daerah mengapresiasi kontribusi 'Aisyiyah sebagai mitra strategis pemerintah dan mengajak seluruh kader memperkuat kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting, pengembangan UMKM perempuan, serta pembangunan sumber daya manusia di Kepulauan Selayar.
